Gresik, Jum’at, 1 November 2024
PD DMI bersama BAWASLU Kabupaten Gresik mengadakan pengawasan partisipatif berbasis warga dengan mengambil tema Peran Jamaah Masjid dalam pengawasan partisipatif pada Pemilihan Serentak 2024
Tema itu sengaja diambil oleh PD DMI Kabupaten Gresik dalam rangka ikut serta mensukseskan perhelatan PILKADA tahun 2024 yakni memilih Bupati dan wakil Bupati Gresik, dan Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Timur.
Selama ini DMI Selalu mendorong jamaah masjid untuk berpartisipasi aktif menggunakan hak pilihnya, jangan sampai Golput akan tetapi harus berpartisipasi aktif.
Bagaimana DMI juga berperan dalam mengawal pilkada 2024 dengan cara memastikan jamaah Masjid tercover hak pilihnya.
Dalam kegiatan tersebut ketua PD DMI, Kyai Zainal Abidin selaku narasumber menyampaikan bahwa DMI harus mengambil peran pola pengawasan partisipatif ini, juga masyarakat dalam hal ini jamaah Masjid harus benar-benar dikasih pemahaman dan didorong agar mereka tidak kehilangan hak pilihnya atau tidak Golput. “Pilkada itu memilih pemimpin bukan memilih selain pemimpin”, pungkasnya. Ia juga menyampaikan ayat-ayat al-Quran dan pemikiran para ilmuan muslim tentang Konsep Nation – State (Negara bangsa), tentang demokrasi sebagaimana pemikiran tafsir Wahba Al Zuhaili, dan tentang solidaritas sosial – politik konsep Ibnu Khaldun, dan lain-lainnya.

Dalam kesempatan yang sama Komisioner BAWASLU Kabupaten Gresik yang diwakili Kordiv PP Panwas Kebomas, Windy juga menyampaikan dalam Sambutannya bahwa Takmir Masjid benar-benar diminta mengawal jangan sampai ada kampanye di tempat ibadah khususnya Masjid. Masjid harus steril dari hal ini.
Ust. Abdullah Farih (sekretaris) dalam sambutannya beliau mewakili PD DMI Kabupaten menyampaikan bahwa sinergitas DMI dan BAWASLU sudah terjalin sejak tahun Kemarin saat pemilu 2024 dimana DMI juga berperan aktif dalam pengawasan partisipatif berbasis jama’ah. Dalam Sambutan nya Farih mengatakan sinergitas yang baik antara DMI dan BAWASLU sudah terjalin sejak Pemilu, oleh karenanya kerjasama yang baik ini harus terus dijaga dan ditingkatkan demi demokrasi yang ada di Indonesia khususnya Kabupaten Gresik, pungkasnya.
Peserta sangat antusias dan terjadi dialogis yang luar biasa sehingga output dari Kegiatan ini benar-benar diharapkan maksimal oleh PD DMI Gresik dan BAWASLU. Hadir beberapa pengurus DMI Gresik dan Takmir dari beberapa PC DMI Se-Kabuten Gresik. (Red/Humas DMI Gresik/rih)





